Text
PENGARUH LEVERAGE DAN MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh leverage dan mekanisme good
corporate governance terhadap manajemen laba secara simultan dan parsial terhadap
manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Subjek
penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mulai
tahun 2009 sampai dengan 2011 dengan sampel perusahaan yang diambil sebanyak 58
perusahaan dan dipilih secara purposive sampling.
Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Sebelum data diolah,
dilakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak
terdapat heteroskedastisitas, autokorelasi, dan multikolinearitas.
Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa leverage dan mekanisme good
corporate governance secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap manajemen laba
yang menunjukkan tingkat singnifikasi yang diperoleh sebesar 0,017 di bawah 0,05. Hal ini
juga didukung dengan tingkat koefisien korelasi berganda sebesar 0,019 atau 1,9% yang
berarti bahwa variabel leverage dan mekanisme good corporate governance secara bersamasama
memiliki hubungan yang kuat terhadap variabel terikat manajemen laba. Hasil
pengujian secara parsial menunjukkan bahwa nilai koefisien pengaruh leverage terhadap
manajemen laba sebesar -1,421 dengan tingkat signifikan sebesar 0,048 hal tersebut berarti
terdapat pengaruh negatif leverage terhadap manajemen laba, pengaruh negatif tersebut
dikarenakan dana utang tidak digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan melainkan
untuk investasi sehingga menyebabkan turunnya laba, disamping itu hasil pengujian secara
parsial good corporate governance terhadap manajemen laba dengan proksi kepemilikan
institusional, dewan komisaris dan komite audit hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai
koefisien pengaruh untuk kepemilikan institusional sebesar 0,268 untuk dewan komisaris
sebesar 1,698 dan komite audit sebesar 0,025 dengan tingkat signifikan kepemilikan
institusional sebesar 0,019 untuk dewan komisaris 0,029 dan komite audit sebesar 0,038 hal
tersebut menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, dewan komisaris dan komite audit
berpengaruh positif terhadap manajemen laba, hal tersebut dikarenakan dengan banyaknya
kepemilikan institusional, dewan komisaris dan komite audit dalam perusahaan akan
meningkatkan kinerja perusahaan dengan baik dan harapannya laba meningkat, sedangkan
pengaruh good corporate governance dengan proksi kepemilikan manajerial dan komisaris
independen hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa koefisien pengaruh terhadap
manajemen laba sebesar -0,261 dan -1,799 dengan tingkat signifikan sebesar 0,025 dan 0,044
hal tersebut berarti kepemilikan manajerial dan komisaris independen berpengaruh negatif
terhadap manajemen laba, hal tersebut dikarenakan bahwa kepemilikan manajerial yang
semakin banyak maka pembagian deviden semakin sedikit sehingga manajemen menurunkan
laba dengan harapan ditahun mendatang labanya akan meningkat dan deviden yang di dapat
semakin banyak, sedangkan komisaris independen berpengaruh negatif terhadap manajemen
laba dikarenakan semakin banyaknya komisaris independen maka dalam melaksanakan
tugasnya semakin efektif sehingga kinerja perusahaan semakin baik dan diharapkan labanya
meningkat.
Kata kunci: Leverage, Good Coprorate Governance, Manajemen laba
| 1S132033 | A-13/033 Sep p c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2 | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain