Text
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ASURANSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Intellectual capital (IC) merupakan konsep dalam menilai kinerja keuangan
yang cukup berkembang dalam beberapa tahun belakangan ini. IC terdiri atas tiga
komponen yaitu Human Capital Efficiency coefficient (HCE), Structural Capital
Efficiency coefficient (SCE), Capital Employed Efficiency coefficient (CEE). Secara
umum, IC menggambarkan tentang optimalisasi penggunaan komponen sumber daya
perusahaan yang terdiri atas sumber daya manusia, sumber daya modal struktural, dan
sumber daya modal untuk menciptakan nilai tambah bagi perusahaan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh efisiensi nilai tambah dari sumber daya IC.
Sampel penelitian ini terdiri atas 11 perusahaan asuransi yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia dan dipilih secara purposive sampling. Metode statistik yang
digunakan untuk menentukan pengaruh IC terhadap kinerja keuangan adalah analisis
regresi linier berganda. Pengujian asumsi normalitas menunjukkan bahwa nilai
residual terdistribusi normal. Pengujian multikolinearitas menunjukkan tidak ada
hubungan diantara variabel-variabel bebas. Pengujian heteroskedastisitas
menggunakan scatterplots menunjukkan titik-titik menyebar secara acak, atau dengan
kata lain heteroskedastisistas tidak menjadi permasalahan. Dan pengujian
autokorelasi menunjukkan error residual dalam model regresi tidak bersifat
independen, sehingga bebas dari autokorelasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh secara simultan efisiensi nilai
tambah dari sumber daya IC yang terdiri atas Human Capital Efficiency coefficient
(HCE), Structural Capital Efficiency coefficient (SCE), Capital Employed Efficiency
coefficient (CEE) terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return On Asset
(ROA). Secara parsial, hanya Structural Capital Efficiency coefficient (SCE) yang
mempunyai pengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA). Sedangkan
Human Capital Efficiency coefficient (HCE) tidak berpengaruh terhadap kinerja
keuangan. Tingkat gaji dan tunjangan karyawan pada perusahaan asuransi relatif kecil
dibanding dengan perusahaan lain di sektor yang sama, yaitu perusahaan perbankan,
sehingga kurang memotivasi kinerja karyawan. Capital Employed Efficiency
coefficient (CEE) juga tidak memberikan kontribusi dalam peningkatan kinerja
keuangan, karena rata-rata modal yang dimiliki perusahaan asuransi relatif kecil.
Kata Kunci : Intellectual Capital (IC), Return On Asset(ROA), Perusahaan Asuransi.
| 1S132026 | A-13/026 Aje p c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2 | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain