• Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Area Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesia Bahasa Jepang Melayu Persia Russian Thai Turkish Urdu

Search by:

All Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

PENERAPAN ANALISIS CROSS SECTIONAL UNTUK PENILAIAN HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN REAL ESTATE DAN PROPERTY YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK NDONESIA


Penelitian ini bertujuan untuk menilai kewajaran harga saham perusahaan real estate dan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menggunakan analisis cross sectional berdasarkan model PER yang diadopsi dari model Elton-Gruber (1991) dan model Whitbeck-Kisor (1963) dengan mempertimbangkan faktor PBV sebagai pengambilan keputusan investasi bagi investor.
Analisis regresi yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan PER sebagai variabel dependen dan pertumbuhan laba sebagai variabel independen untuk model PER I, yaitu model yang diadopsi dari model Elton-Gruber (1991), sedangkan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan PER sebagai variabel dependen dan 3 variabel independen yaitu pertumbuhan laba, DPR dan standar deviasi pertumbuhan laba untuk model PER II, yaitu model yang diadopsi dari model Whitbeck-Kisor (1963).
Hasil persamaan regresi yang diperoleh adalah PER= 25,722 – 10,228 growth untuk model PER I dan PER = 11,519 – 6,833 growth + 13,719 DPR + 8,717 StdDev untuk model PER II. Dari kedua model tersebut sama-sama menyiratkan bahwa pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap PER sedangkan DPR dan standar deviasi pertumbuhan laba tidak berpengaruh signifikan terhadap PER. Daya prediksi yang dihasilkan baik dari model PER I maupun model PER II mempunyai tingkat akurasi yang signifikan dengan a = 10%, yaitu sebesar 0,004 untuk model PER I dan 0,060 untuk model PER II. Meskipun hanya mampu menjelaskan 21,2% (Adjusted R2) untuk model PER I dan 13,7% (Adjusted R2) untuk model PER II, namun kedua model tersebut layak digunakan untuk memprediksi nilai wajar harga saham. Dengan melihat hasil klasifikasi berdasarkan PER dan mempertimbangkan faktor PBV pada masing-masing emiten maka penentuan pilihan investasi untuk investor yang belum memiliki saham yaitu: (1) Saham yang layak untuk dibeli adalah saham yang undervalued dan memiliki 1 < PBV < rata-rata industri, rata-rata industri real estate dan property adalah sebesar 1,32 (Fact Book, 2012), (2) Saham yang layak untuk dilakukan short selling adalah saham yang overvalued dan memiliki PBV lebih besar dari rata-rata PBV industri real estate dan property yaitu 1,32 (Fact Book, 2012).
Kata Kunci : Analisis Cross sectional, Price Earning Ratio, Price to Book Value


Ketersediaan
1S132054A-13/054 Des p c.1Perpustakaan Pusat - Lantai 2Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
A-13/054 Des p
Penerbit
New Delhi : ., 2013
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
A-13/054
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
  • Repositori STIESIA
  • Jurnal Mahasiswa

Informasi

   Jalan Menur Pumpungan 30 Surabaya - 60118

  [email protected]

  (031) 594-7505; 594-7840

  @perpus_stiesia

  @perpus_stiesia

  WhatsApp

  Facebook

Pencarian

Ketikkan kata kunci seperti judul, pengarang, atau subyek

© 2026 — Perpustakaan STIESIA Surabaya

Powered by SLiMS
  |    View Stats
Pilih topik yang Anda minati
  • Komputer, informasi dan referensi umum
  • Filsafat dan psikologi
  • Agama
  • Ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Sains dan matematika
  • Teknologi
  • Kesenian dan rekreasi
  • Kesusastraan
  • Sejarah dan geografi
Advanced Search