• Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Area Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesia Bahasa Jepang Melayu Persia Russian Thai Turkish Urdu

Search by:

All Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of STRATEGI PERENCANAAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 DENGAN DANA PENYERTAAN MODAL NEGARA (PMN) (STUDI KASUS PT. PERTANI (Persero) WILAYAH III)

Text

STRATEGI PERENCANAAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 DENGAN DANA PENYERTAAN MODAL NEGARA (PMN) (STUDI KASUS PT. PERTANI (Persero) WILAYAH III)

RIKA ABPRIANA DEWI - Personal Name; Prof. Dr. Fidiana, S.E., M.S.A. - Personal Name;

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi perencanaan pajak yang dilakukan PT. Pertani (Persero) Wilayah 3 tanpa mengesampingkan kewajiban perpajakan, tentang kepatuhan dalam pemungutan pajak penghasilan pasal 22 kepada rekanan perusahaan yang keberatan dipotong/ dipungut pajak.
Jenis penelitian ini diketahui deskriptif kualitatif dengan perolehan sumber data melalui observasi, wawancara, buku-buku, dan hasil penelitian terdahulu yang membahas tentang pajak penghasilan pasal 22 dan perencanaan pajak. Wawancara dilakukan kepada dua informan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penelitian dilakukan ke perusahaan BUMN yang bergerak dibidang pertanian yang memiliki tugas khusus dalam mendistribusikan bantuan Benih Subsidi kepada Para Petani. Secara otomatis perusahaan merupakan PKP dan berkewajiban melakukan pemungutan pajak setiap melakukan pengadaan maupun pembelian barang dan jasa. Namun perusahaan tidak melakukan pemungutan PPh Pasal 22 saat melakukan pembelian barang yang mengalami proses produksi dibawah sepuluh juta dan pembelian barang yang tidak mengalami proses produksi dibawah dua puluh juta, berdasarkan dari ketentuan pengecualian pemungutan yang tertera pada Peraturan Mentri Keuangan Republik Indonesia No. 110/PMK.010/2018. Sehingga ketentuan tersebut dimanfaatkan baik oleh perusahaan untuk melakukan strategi perencanaan pajak dalam mengatasi fenomena yang terjadi dengan cara melakukan pembelian secara bertahap yang nilai pembeliannya dibawah ketentuan pengecualian pemungutan PPh Pasal 22 tidak termasuk PPN dan bukan merupakan pembayaran yang dipecah dari suatu transaksi, cara kedua menggunakan metode gross up dengan formula perhitungan khusus yaitu hasil dari tagihan dikali sepuluh tersebut dibagi dengan hasil pengurangan dari sepuluh dikurangi hasil sepuluh dikali tarif PPh pasal 22, serta membuat kesepakatan awal kepada rekanan untuk besar DPP (setelah di gross up) dicantumkan pada nota tagihan bertujuan agar tampak seperti tagihan normal.
Kata kunci : Strategi perencanaan; Perencanaan pajak; Pajak Penghasilan; PPh Pasal 22


Ketersediaan
SA-21223A21/223 rik sPerpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi KhususTersedia - Tersedia/Baca di Tempat
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
A21/223 rik s
Penerbit
Surabaya : STIESIA., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
A21/223
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
  • Repositori STIESIA
  • Jurnal Mahasiswa

Informasi

   Jalan Menur Pumpungan 30 Surabaya - 60118

  [email protected]

  (031) 594-7505; 594-7840

  @perpus_stiesia

  @perpus_stiesia

  WhatsApp

  Facebook

Pencarian

Ketikkan kata kunci seperti judul, pengarang, atau subyek

© 2026 — Perpustakaan STIESIA Surabaya

Powered by SLiMS
  |    View Stats
Pilih topik yang Anda minati
  • Komputer, informasi dan referensi umum
  • Filsafat dan psikologi
  • Agama
  • Ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Sains dan matematika
  • Teknologi
  • Kesenian dan rekreasi
  • Kesusastraan
  • Sejarah dan geografi
Advanced Search