Text
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA BAGI HASIL, DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH (STUDI KASUS PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TIMUR)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah khususnya di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian ini adalah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Proses pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, yaitu pemilihan sampel dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan metode purposive sampling didapatkan 29 Kabupaten dan 9 Kota di Provinsi Jawa Timur, data penelitian diambil selama 3 tahun, yaitu tahun 2021-2023, sehingga diperoleh 114 data yang sudah diolah. Teknik analisis data yang dilakukan adalah dengan menggunakan Regresi Linier Berganda dengan bantuan program SPSS versi 26.
Hasil analisis ini menunjukkan bahwa PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi PAD suatu daerah, semakin besar pula Tingkat kemandirian keuangan daerah. Sebaliknya DBH dan DAU berpengaruh negatif terhadap kemandirian keuangan daerah yang menunjukkan bahwa semakin tinggi penerimaan dari dana transfer pusat, semakin rendah tingkat kemandirian daerah tersebut.
Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum,
Kemandirian Keuangan Daerah.
| SA-25022 | A25/022 Ime p c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 1 | Tersedia - Tersedia/Baca di Tempat |
Tidak tersedia versi lain