Text
PENGARUH TRANSFER PRICING, BIAYA HUTANG, DAN BEBAN PAJAK TANGGUHAN TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh (1)Transfer Pricing, (2)Biaya Hutang, dan (3)Beban Pajak Tangguhan terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Aneka Industri subsektor Textile dan Garment yang terdaftar di BEI selama 2018-2022.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah data sekunder berupa annual report dan financial statement yang dipublikasikan di website resmi Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling diperoleh data sebanyak 7 perusahaan dengan 30 sampel yang telah sesuai dengan kriteria selama 5 tahun yaitu 2018-2022. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan program statistik SPSS versi 26.
Dalam penelitian ini, diperoleh hasil yaitu (1)Transfer Pricing berpengaruh positif terhadap Tax Avoidance, hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat transfer pricing maka semakin tinggi tingkat terjadinya tax avoidance pada perusahaan. (2) Biaya Hutang berpengaruh positif terhadap Tax Avoidance, hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi biaya hutang maka semakin tinggi tingkat terjadinya tax avoidance. (3) Beban Pajak Tangguhan tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance, hal ini karena beban pajak tangguhan sifatnya sementara dan tetap membayarnya di masa yang akan datang.
Kata Kunci: Transfer Pricing, Biaya Hutang, Beban Pajak Tangguhan, Tax Avoidance.
| SA-25041 | A25/041 Mir p | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia - Tersedia/Baca di Tempat |
Tidak tersedia versi lain