Text
IMPLEMENTASI TIME DRIVEN ACTIVITY BASED COSTING (TDABC) PADA PERUSAHAAN PUPUK ORGANIK PT SUMBER ALAM UNGGUL
Industri pupuk organik di Indonesia menghadapi tantangan signifikan akibat
kenaikan harga bahan baku selama pandemi, sehingga mendorong kebutuhan akan
metode perhitungan biaya produksi yang lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis implementasi metode Time-Driven Activity-Based Costing (TDABC)
dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) pada perusahaan pupuk organik PT
Sumber Alam Unggul. Pertanyaan utama penelitian ini adalah bagaimana hasil
perhitungan biaya produksi menggunakan metode TDABC serta bagaimana
perbandingan HPP yang dihitung dengan metode TDABC dibandingkan metode
tradisional. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa metode TDABC menghasilkan perhitungan HPP yang lebih
rendah dan akurat dibandingkan metode tradisional, yakni pupuk hayati cair turun dari
Rp 16.775 menjadi Rp 11.282 per liter dan pupuk organik bubuk turun dari Rp 34.193
menjadi Rp 20.488 per kilogram. Implementasi TDABC juga menghasilkan harga jual
produk yang lebih kompetitif di pasar, membantu perusahaan dalam pengambilan
keputusan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman bahwa
penggunaan metode berbasis waktu mampu meningkatkan akurasi dan transparansi
biaya produksi, serta merekomendasikan perusahaan sejenis untuk mempertimbangkan
implementasi TDABC dalam penetapan harga produk.
Kata Kunci: Harga Pokok Produksi, TDABC, Biaya Produksi, Pupuk Organik,
Metode Tradisional
| SA-25064 | A25/064 MRa i | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia - Tersedia/Baca di Tempat |
Tidak tersedia versi lain