Text
DETERMINAN DARI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN (Studi pada Perusahaan Manufaktur Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI)
Financial Statement Fraud merupakan usaha yang dilakukan oleh internal
perusahaan dengan sengaja memanipulasi informasi dalam laporan keuangan
perusahaan. Studi ini bertujuan mengetahui apakah external pressure, financial
stability, ineffective monitoring, rationalization, dan capability dapat
mempengaruhi manajer dalam melakukan Financial Statement Fraud.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif dengan data sekunder
yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia (BEI) berupa laporan keuangan
tahunan pada tahun 2017-2021. Purposive Sampling digunakan sebagai teknik
pengambilan sample pada studi ini. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 20
perusahaan. Analisis data penelitian dilakukan menggunakan uji asumsi klasik dan
regresi linier berganda. Sedangkan untuk melakukan uji hipotesis digunakan uji
hipotesisi parsial (uji-t) dan uji hipotesis simultan (uji-f).
Dari hasil uji T menunjukkan bahwa ineffective monitoring dan
rationalization berpengaruh positif, external pressure dan capability berpengaruh
negatif, sedangkan financial stability tidak berpangaruh terhadap kecurangan
laporan keuangan. Dari hasil uji F menunjukkan bahwa external pressure,
financial stability, ineffective monitoring, rationalization, dan capability
berpengaruh secara simultan atau bersama-sama terhadap financial statement
fraud.
| SA-24192 | SA24/192 Rif d | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia - Tersedia/Baca di Tempat |
Tidak tersedia versi lain