Text
FAKTOR-FAKTOR PENENTU FRAUD DENGAN PERILAKU TIDAK ETIS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi kasus Pada Organisasi Perangkat Daerah Di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor Penentu Fraud: Pengendalian Internal, gaya kepemimpinan, kesesuaian kompensasi, moralitas individu dan ketaatan aturan akuntansi pada OPD Kabupaten Manggarai Dengan Perilaku Tidak Etis Sebagai Variabel Intervening Pada Organisasi Perangkat Daerah Di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa data primer yaitu kuesioner disebarkan kepada 100 pegawai dari 20 OPD Kabupaten manggarai, yang berwenang dalam penggunaaan anggaran sebagai responden yang layak dijadikan sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan metode analisis data yang dipakai adalah path analysis dengan uji sobel yang diolah SPSS versi 26.
Hasil penelitian menyatakan: 1) Pengandalian internal berpengaruh negatif terhadap kecurangan; 2) Gaya kepemimpinan, kesesuaian kompensasi, moralitas individu, ketaatan aturan akuntansi tidak berpengaruh terhadap kecurangan. 3) Perilaku tidak etis berpengaruh positif terhadap kecurangan; 4) Pengendalian internal, moralitas individu dan ketaatan aturan akuntansi berpengaruh negatif terhadap kecurangan dengan perilaku tidak etis sebagai variabel intervening; 5) Gaya kepemimpinan dan kesesuaian kompensasi tidak berpengaruh terhadap kecurangan dengan perilaku tidak etis sebagai variabel intervening.
| MSA-23012 | MSA23/012 Pri f c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain