Text
Pengaruh Pendapatan Asli Dearah, Dana Perimbangan, Pertumbuhan Ekonomi, dan Tingkat Kemiskinan Terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah
Penelitian ini menguji pengaruh PAD, dana perimbangan, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat kemiskinan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah di Kabupaten dan Kota di Jawa Timur pada Tahun 2020-2023. Tahun tersebut merupakan rentan waktu pandemi covid-19 melanda Indonesia. Hal tersebut akan membuat menarik dalam penelitia ini. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dan menggunakan teknik pengambilan sampling jenuh. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda menggunakan program SPSS Versi 26.
Hasil dari penelitian ini adalah PAD berpengaruh positif terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah, yang artinya semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat kemandiriannya. DAU, DAK, dan DBH berpengaruh negatif terhadap tingkat kemandirian karena semakin banyak pemerintah daerah menerima transfer dana dari pusat maka daerah tersebut tidak di katakan mandiri. Pada tahun tersebut terjadi pandemi dan Pemerintah daerah menerima banyak bantuan dari pemerintah pusat untuk menanggulangi pandemi untuk kesehatan dan kesejahteraan daerah. Pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan berpengaruh negatif terhadap tingkat kemandirian karena pada tahun tersebut pertumbuhan ekonomi semua daerah mengalami penurunan akibat pandemi. Dari hal tersebut juga berakibat bertambahnya penduduk miskin, dimana pemerintah daerah harus meminta bantuan kepada pemerintah pusat atau provinsi untuk menanggulangi kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang menurun.
| MSA-25004 | MSA25/004 Fai p c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain