• Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Area Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesia Bahasa Jepang Melayu Persia Russian Thai Turkish Urdu

Search by:

All Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

TAFSIR BUDAYA DALAM PRAKTIK AKUNTANSI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN BISNIS MIKRO, KECIL DAN MENENGAH: KONTEKS ETNIS TIONGHOA DAN ETNIS MADURA DI SIDOARJO

IKA YULIYANI - Personal Name; Dr. Akhmad Riduwan, S.E., M.S.A., Ak., CA. - Personal Name;

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami tradisi pelaku
UMKM dalam melakukan praktik akuntansi serta pemanfaatan informasi akuntansi
tersebut dalam pengambilan keputusan bisnis. Pendekatan kualitatif-eksploratori
diterapkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi untuk mengumpulkan
dan menganalisis data dari para pelaku usaha. Informan penelitian ditentukan secara
purposif, dan terpilih tiga orang pelaku usaha dari etnis Tionghoa dan tujuh orang
etnis Madura yang menjalankan usaha di Sidoarjo, Jawa Timur. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: (a) secara naluriah, pelaku usaha dari etnis Tionghoa dan
Madura, keduanya sadar tentang urgensi akuntansi dalam pengelolaan dan
pengambilan keputusan bisnis; (b) bagi etnis Tionghoa dan Madura, akuntansi
merupakan praktik sosial, di mana praktik akuntansi dilakukan secara berbeda
berdasarkan kemampuan yang dimiliki, dan menyesuaikan dengan jenis keputusan
yang diambil; (c) berdasarkan konteks keterkaitan praktik akuntansi dengan praktik
pengambilan keputusan bisnis, etnis Tionghoa memiliki budaya “timbang untung,
hitung rasa”, sedangkan etnis Madura memiliki budaya “timbang rasa, hitung
untung”. Kedua etnis pelaku usaha memertimbangkan keuntungan dan nilai sosial
dengan prioritas yang berbeda. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan
tafsir budaya “timbang untung, hitung rasa” dan “timbang rasa, hitung untung”
sebagai dimensi kultural atas pola pikir ekonomi bisnis dari etnis yang berbeda.
Implikasi penting dari penelitian ini adalah bahwa akuntansi merupakan praktik
sosial (social practice) yang secara naluriah dilakukan oleh pelaku usaha sesuai
kemampuan dan kebutuhan informasi internal. Akuntansi akan menjadi praktik
institusional (institutional practice) mengikuti aturan, jika pelaku usaha memiliki
kepentingan untuk menyampaikan informasi kepada pihak eksternal.


Ketersediaan
MSA-25027MSA25/027 Ika t c.1Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi KhususTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
MSA25/027 Ika t
Penerbit
: ., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
MSA25/027
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
  • Repositori STIESIA
  • Jurnal Mahasiswa

Informasi

   Jalan Menur Pumpungan 30 Surabaya - 60118

  [email protected]

  (031) 594-7505; 594-7840

  @perpus_stiesia

  @perpus_stiesia

  WhatsApp

  Facebook

Pencarian

Ketikkan kata kunci seperti judul, pengarang, atau subyek

© 2026 — Perpustakaan STIESIA Surabaya

Powered by SLiMS
  |    View Stats
Pilih topik yang Anda minati
  • Komputer, informasi dan referensi umum
  • Filsafat dan psikologi
  • Agama
  • Ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Sains dan matematika
  • Teknologi
  • Kesenian dan rekreasi
  • Kesusastraan
  • Sejarah dan geografi
Advanced Search