Text
PERAN AKUNTANSI DALAM PENCEGAHAN FRAUD PADA PELAKSANAAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
Keberadan desa didukung pendanaan yang sangat besar terutama dari
sumber dana desa, selain membawa dampak positif, ternyata juga mencatat hal yang
cukup memprihatinkan terkait pengelolaannya ; kasus korupsi di pemerintahan desa
secara konsisten mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini
mengimplikasikan bahwa sistem dan prosedur pengelolaan keuangan desa belum
sepenuhnya mempertimbangkan aspek risiko kecurangan. Tahap pelaksanaan
menjadi sektor yang paling rentan terjadi fraud.
Pembahasan difokuskan pada potensi kejadian fraud dalam pelaksanaan
pengelolaan keuangan desa; terutama dengan adanya perkembangan transaksi,
dinamika siskeudes, perubahan peraturan perundangan serta tidak adanya pedoman
penanganan atas kejadian yang tidak bisa diperkirakan oleh pemerintahan desa.
Kondisi ini menjadikan penerapan akuntansi sangat penting dalam pelaksanaan
pengelolaan keuangan desa, sebab akuntansi menjadi pedoman teknis yang
mengatur bagaimana transaksi keuangan dicatat, diklasifikasikan, dan dilaporkan
secara sistematis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
etnometodologi guna memahami kebiasaan dan cara pelaksanaan pengelolaan
keuangan desa yang diimplementasikan oleh pemerintah desa.
Hasil penelitian menunjukkan akuntansi berperan penting atau signifikan
dalam menekan fraud melalui sistem pencatatan dan pelaporan yang baik,
penguatan pengendalian internal, implementasi checks and balances melalui
pemisahan tugas, budaya etis organisasi, serta ketaatan pada peraturan
perundangan. Penerapan akuntansi yang tepat dapat menjadi alat pencegahan fraud
dengan mendorong keterbukaan, disiplin administrasi, dan kemudahan dalam
proses audit serta pengawasan.
| MSA-25029 | MSA25/029 Ami p c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain