Text
KAJIAN KUALIFIKASI KEUANGAN PADA TENDER PEKERJAAN KONSTRUKSI DI PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
Penelitian dilatarbelakangi oleh fenomena “banting harga” yakni
penawaran harga di bawah 80% dari nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dalam
tender pekerjaan konstruksi di Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang berisiko
terhadap mutu pekerjaan dan keberlanjutan proyek. Penelitian ini bertujuan
mengeksplorasi persepsi pemangku kepentingan dan menganalisis penerapan
kualifikasi keuangan pada tender pekerjaan konstruksi di lingkungan Pemerintah
Provinsi Jawa Timur.
Fokus penelitian mencakup bagaimana kualifikasi keuangan memastikan
terpilihnya penyedia yang memiliki kemampuan keuangan yang memadai,
menunjang kualitas pekerjaan konstruksi, serta mengidentifikasi tantangan dan
kendala dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode Critical Incident Technique (CIT), yang menggali insiden-insiden
kritis dari perspektif kelompok kerja pemilihan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),
penyedia, dan regulator.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kualifikasi keuangan
melalui rumus Ks, yaitu perhitungan untuk menentukan nilai kas minimal yang
dipersyaratkan, sejalan dengan prinsip mitigasi risiko karena mampu membatasi
penyedia yang tidak layak secara finansial dan evaluasi kualifikasi keuangan
menjadi lebih efektif. Namun, terdapat keterbatasan dalam penerapannya
diantaranya ketidaksesuaian nilai Kemampuan Paket (KP) terutama bagi penyedia
usaha kecil. Oleh karena itu, direkomendasikan reformulasi sistem KP. Sinkronisasi
rumus Ks dengan sistem KP dipandang krusial dalam penyempurnaan kebijakan
kualifikasi keuangan yang lebih proporsional, objektif, dan adil serta berbasis risiko
dalam tender pekerjaan konstruksi pemerintah.
| MSA-25021 | MSA25/021 Ahm k c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain