Text
MEMBANGUN MODEL PENGUKURAN, PENILAIAN POTENSI DAN KOMPETENSI JABATAN DALAM PENGEMBANGAN HUMAN CAPITAL (STUDI di PT GARAM)
Pengembangan Human Capital sebagai motor organisasi merupakan suatu kebutuhan yang
penting dan mutlak dalam suatu organisasi. Menghadapi tantangan era global yang semakin
kompleks, industri garam Indonesia terus berkembang dalam pemenuhan kebutuhan garam
secara nasional. Hal ini disebabkan karena tingkat kebutuhan garam yang terus meningkat.
Kondisi ini merupakan sebuah tantangan besar bagi para pelaku bisnis garam khususnya PT
Garam Persero yang bertekat meningkatkan kinerja dan produktivitas Sumber Daya Manusia.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah tentang (1) Bagaimana membangun model standar
pengukuran, penilaian potensi dan kompetensi pegawai untuk level jabatan Supervisor?; (2)
Bagaimana menentukan pembobotan setiap aspek standar Potensi dan Kompetensi pegawai level
jabatan Supervisor?; (3) Bagaimana model pengukuran, penilaian Potensi dan Kompetensi
pegawai level jabatan Supervisor?; (4) Bagaimana gambaran Capacity Building pegawai dan
Capacity Building organisasi dan pengembangan Human Capital berdasarkan pengukuran
Potensi dan Kompetensi pegawai untuk level jabatan Supervisor?
Tujuan dari penelitian ini untuk (1) Membangun standar pengukuran, penilaian Potensi dan
Kompetensi pegawai level jabatan Supervisor; (2) Menentukan pembobotan setiap aspek standar
Potensi dan Kompetensi pegawai level jabatan Supervisor; (3) Merumuskan model pengukuran,
penilaian Potensi dan Kompetensi pegawai level jabatan Supervisor; (4) Mendapatkan gambaran
Capacity Building pegawai dan Capacity Building organisasi dan pengembangan Human Capital
berdasarkan hasil pengukuran, penilaian Potensi dan Kompetensi pegawai level jabatan
Supervisor.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dan
yang menjadi unit analisis dalam penelitian ini adalah para pemegang jabatan level Supervisor
(BOD-3) PT Garam.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Assessment Center mampu memprediksi kinerja
dalam jabatan atau profesi di masa yang akan datang; (2) Berdasarkan hasil FGD telah
ditentukan 5 (lima) standar untuk aspek Potensi dan 16 (enam belas) standar aspek Kompetensi
yang dibagi dalam 3 (tiga) kompetensi utama; (3) Model Pengukuran dan penilaian Potensi dan
Kompetensi diawali dengan penentuan jabatan yang akan diukur, kemudian menyusun standar
aspek Potensi dan Kompetensi yang dibutuhkan dalam jabatan berbasis numerik.; (4) Aplikasi Z
Graph mampu menggambarkan Capacity Building pegawai berdasarkan Aspek Potensi dan
Aspek Kompetensi, Berdasarkan hasil pengukuran dan penilaian dengan menggunakan Aplikasi
Z Graph juga dapat menunjukkan Training Need Analysis (TNA). Sedangkan Capacity Building
Organisasi dapat digambarkan dengan sekumpulan Capacity Building pegawai yang dibuktikan
dengan adanya laporan hasil asesmen pegawai yang menjadi satu kesatuan, hal ini akan menjadi
rujukan organisasi atau perusahaan untuk mendapatkan Training Needs Analysis (TNA) untuk
pegawai, dengan demikian sangat memudah bagian Divisi Human Capital untuk melakukan
pengembangan kepada seluruh anggota organisasi atau perusahaan.
| DIM-25009 | DIM25/009 Noe m c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain