Text
PENGARUH STRUKTUR MODAL, UKURAN PERUSAHAAN, GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN NILAI PERUSAHAAN DENGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILTY SEBAGAI VARIABEL MODERATING
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh trend menurunnya nilai perusahaan pada
perusahaan manufaktur selama tahun 2018-2022 dan adanya perbedaan hasil
penelitian terkait struktur modal, ukuran perusahaan, GCG, CSR dan kinerja
keuangan yang mempengaruhi nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis dan menjelaskan bukti empiris pengaruh struktur modal, ukuran
perusahaan dan GCG masing-masing terhadap kinerja keuangan dan nilai
perusahaan, serta peran CSR dalam memoderasi pengaruh kinerja keuangan
terhadap nilai perusahaan.
Kebaruan penelitian ini terletak pada merekonstrurksi kembali berbagai model
penelitian terdahulu yang bersifat parsial, menjadi konsep penelitian baru yang
dapat melengkapi “research gap” yang ada pada studi terdahulu dengan menambah
variabel moderating.
Penelitian ini menjelaskan dan menguji hipotesis dengan menggunakan analisis
Partial Least Square (PLS). Populasi dalam penelitian ini adalah 71 perusahaan
manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Penelitian ini menemukan bahwa :(1) struktur modal berpengaruh tidak signifikan
terhadap kinerja keuangan, (2) ukuran perusahaan berpengaruh tidak signifikan
terhadap kinerja keuangan, (3) GCG berpengaruh signifikan terhadap kinerja
keuangan, (4) struktur modal berpengaruh tidak signifikan terhadap nilai
perusahaan, (5) ukuran perusahaan berpengaruh tidak signfikan terhadap nilai
perusahaan, (6) GCG berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, (7) kinerja
keuangan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, (8) CSR berpengaruh
signifikan terhadap nilai perusahaan, (9) kinerja keuangan berpengaruh signifikan
terhadap nilai perusahaan dengan CSR sebagai variabel moderating.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi manajer perusahaan
manufaktur dalam menyusun strategi yang dapat meningkatkan kinerja keuangan
dan nilai perusahaan, investor di perusahaan manufaktur dalam mengambil
keputusan yang tepat dalam berinvestasi di perusahaan manufaktur dan pemerintah
dalam menyusun kebijakan berkaitan dengan perusahaan manufaktur agar semakin
banyak investor yang berinvestasi di perusahaan manufaktur.
| DIM-25021 | DIM25/021 Fah p c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain