• Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Area Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesia Bahasa Jepang Melayu Persia Russian Thai Turkish Urdu

Search by:

All Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

PENDETEKSIAN KECURANGAN PELAPORAN KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN TEORI FRAUD HEXAGON

TERESIA MARSHA KUSUMA WIBAWA - Personal Name; Dr. Mia Ika Rahmawati, S.E.,M.Com.,Ak.,CA - Personal Name;

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi praktik kecurangan dalam pelaporan keuangan pada perusahaan sektor properti dan real estate yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024 dengan mengacu pada kerangka teori Fraud Hexagon. Fokus penelitian ini didorong oleh karakteristik sektor properti yang padat modal, memiliki siklus usaha jangka panjang, serta menghadapi tekanan pencapaian kinerja yang tinggi, sehingga berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecurangan laporan keuangan, khususnya ketika pengawasan internal belum berjalan optimal. Teori Fraud Hexagon digunakan sebagai dasar analisis karena menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif dalam menjelaskan perilaku kecurangan melalui enam dimensi utama, yaitu pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, dan collusion.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 42 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh total 126 unit observasi. Kecurangan pelaporan keuangan diproksikan menggunakan model F-Score.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pressure, rationalization, capability, dan arrogance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan pelaporan keuangan. Sebaliknya, variabel opportunity dan collusion tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan kinerja serta karakteristik dan perilaku manajerial memiliki peran yang lebih dominan dalam mendorong terjadinya kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor properti dan real estate dibandingkan faktor peluang dan kolusi.
Kata kunci: Kecurangan Pelaporan Keuangan, Teori Fraud Hexagon, Sektor Properti dan Real Estate, F-Score


Ketersediaan
SA-26025A26/025 Ter p c.1Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi KhususTersedia - Tersedia/Baca di Tempat
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
A26/025 Ter p
Penerbit
: ., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
A26/025
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
  • Repositori STIESIA
  • Jurnal Mahasiswa

Informasi

   Jalan Menur Pumpungan 30 Surabaya - 60118

  [email protected]

  (031) 594-7505; 594-7840

  @perpus_stiesia

  @perpus_stiesia

  WhatsApp

  Facebook

Pencarian

Ketikkan kata kunci seperti judul, pengarang, atau subyek

© 2026 — Perpustakaan STIESIA Surabaya

Powered by SLiMS
  |    View Stats
Pilih topik yang Anda minati
  • Komputer, informasi dan referensi umum
  • Filsafat dan psikologi
  • Agama
  • Ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Sains dan matematika
  • Teknologi
  • Kesenian dan rekreasi
  • Kesusastraan
  • Sejarah dan geografi
Advanced Search