Text
PENGARUH KEBIJAKAN PERUSAHAAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
Penelitian ini mengkaji pengaruh kebijakan perusahaan (investasi, operasi dan hutang) serta struktur kepemilikan saham (manajerial dan institusional) terhadap financial distress pada perusahaan subsektor F&B yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Periode penelitian mencakup masa pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi yang memberikan tantangan signifikan terhadap stabilitas keuangan perusahaan. Merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga dapatkan 230 data. Variabel independen meliputi MBVE untuk kebijakan investasi, EQ untuk kebijakan operasi, DER untuk kebijakan hutang serta kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional. Financial distress diukur menggunakan model Zmijewski X-score dan dianalisis dengan regresi logistik melalui SPSS.
Berdasarkan hasil analisis data, kebijakan investasi terbukti memberikan pengaruh negatif signifikan terhadap financial distress, sedangkan kebijakan hutang justru meningkatkan financial distress dengan menghasilkan positif signifikan. Sebaliknya, kebijakan operasi, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Ketika diuji secara simultan, kelima variabel ini mampu menjelaskan 83,6% variasi financial distress dengan akurasi prediksi model 92,9%. Temuan mengarah pada pemahaman bahwa pengelolaan investasi dan struktur hutang menjadi faktor determinan dalam menjaga stabilitas keuangan perusahaan F&B di Indonesia, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Kata kunci: Financial Distress, Kebijakan Perusahaan, Kepemilikan Saham.
| SA-26053 | A26/053 Sav p c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia - Tersedia/Baca di Tempat |
Tidak tersedia versi lain