Text
PENGARUH BELANJA MODAL, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH
Penelitian ini bertujuan untuk memberukan bukti empiris mengenai pengaruh
belanja modal, pertumbuhan ekonomi , dan jumlah penduduk terhadap kemandirian
keuangan daerah pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur periode
2021-2023. Penelitian ini dilatarbelakagi oleh tingginya ketergantungan
pemerintah daerah terhadap dana transfer pemerintah pusat, sehingga tingkat
kemandirian keuangan daerah masih tergolong rendah. Belanja modal diukur
menggunakan rasio belanja modal, pertumbuhan ekonomi diukur menggunakan
rasio pertumbuhan ekonomi, dan jumlah penduduk diukur menggunakan rasio
ketergantungan.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori.
Populasi penelitian meliputi 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan teknik
sampling jenuh , sehingga diperoleh 114 data observasi. Data penelitian berupa
data sekunder yang bersumber dari Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan
(DJPK) dan Badan Pusat Stattistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan
regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja modal dan pertumbuhan
ekonomi berpengaruh positif terhadap kemandirian keuangan daerah, sedangkan
jumlah penduduk berpengaruh negative terhadap kemandirian keuangan daerah.
Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah penduduk yang tidak
diimbangi dengan produktivitas ekonomi dan kapasitas fiskal daerah dapat
meningkatkan beban pengeluaran pemerintah daerah.
Kata kunci: belanja modal, pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, kemandirian
keuangan daerah
| SA-26107 | A26/107 Azi p c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia - Tersedia/Baca di Tempat |
Tidak tersedia versi lain