• Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Area Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesia Bahasa Jepang Melayu Persia Russian Thai Turkish Urdu

Search by:

All Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENGUKURAN KINERJA UNTUK MEWUJUDKAN VISI DAN MISI PERUSAHAAN PADA PT.KERETA API INDONESIA DAERAH OPERASI VIII SURABAYA


Balanced Scorecard merupakan alat sistem manajemen stratejik yang
digunakan untuk mendukung sistem perumusan strategi, perencanaan strategi, dan
pengukuran kinerja. Balanced Scorecard memberikan para manajer suatu
instrumen yang dibutuhkan untuk mengemudikan perusahaan menuju kepada
keberhasilan persaingan masa depan. Tujuan di adakannya penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengukuran kinerja yang diterapkan perusahaan. Diharapkan
dari hasil penelitian ini dapat memberikan informasi dan juga bahan masukan
untuk dipertimbangkan dalam usaha memperbaiki kinerja perusahaan, khususnya
pihak manajemen dalam rangka pengukuran kinerja perusahaan untuk
mewujudkan visi dan misi dengan menggunakan Balanced Scorecard.
Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan menggunakan
pendekatan kualitatif dalam bentuk studi kasus. Obyek penelitian ini adalah
kinerja yang dicapai oleh PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi Wilayah VIII,
Stasiun Gubeng Surabaya sebagai suatu perusahaan trasportasi. Analisis Balanced
Scorecard dilakukan dengan menggunakan kinerja keuangan dan kinerja non
keuangan. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi lapangan
dengan menggunakan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner.
Hasil evaluasi yang diperoleh dari penelitian, menunjukkan bahwa
pengukuran kinerja PT. Kereta Api (Persero) DAOP VIII Surabaya telah mengacu
pada metode Balanced Scorecard tetapi masih belum maksimal menerapkan ke
empat perspektif yang ada dalam Balanced Scorecard. Hal ini dapat dilihat dari
perspektif keuangan, dan perspektif non keuangan yang meliputi : perspektif
pelanggan, perspektif proses bisnis internal, perspektif pertumbuhan dan
pembelajaran yang menunjukkan bahwa pihak manajemen kurang maksimal
dalam penggunaan kapasitas yang ada. Dari hasil pembahasan diatas maka, dapat
diambil kesimpulan bahwa perlunya penerapan Balanced Scorecard sebagai
pengukuran kinerja yang digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan yang
sesuai dengan visi dan misi.


Ketersediaan
1S142150A-14/150 Rev p c.1Perpustakaan Pusat - Lantai 2Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
A-14/150 Rev p
Penerbit
New Delhi : ., 2014
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
A-14/150
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
  • Repositori STIESIA
  • Jurnal Mahasiswa

Informasi

   Jalan Menur Pumpungan 30 Surabaya - 60118

  [email protected]

  (031) 594-7505; 594-7840

  @perpus_stiesia

  @perpus_stiesia

  WhatsApp

  Facebook

Pencarian

Ketikkan kata kunci seperti judul, pengarang, atau subyek

© 2026 — Perpustakaan STIESIA Surabaya

Powered by SLiMS
  |    View Stats
Pilih topik yang Anda minati
  • Komputer, informasi dan referensi umum
  • Filsafat dan psikologi
  • Agama
  • Ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Sains dan matematika
  • Teknologi
  • Kesenian dan rekreasi
  • Kesusastraan
  • Sejarah dan geografi
Advanced Search