• Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Area Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesia Bahasa Jepang Melayu Persia Russian Thai Turkish Urdu

Search by:

All Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

KETIDAKRELEVANAN DIVIDEN AKAN MENINGKATKAN ATAU MENURUNKAN NILAI PERUSAHAAN (SUB SEKTOR PERUSAHAAN OTOMOTIF DAN KOMPONEN YANG TERDAFTAR DI BEI)


Kontroversi relevansi kebijakan dividen dengan nilai perusahaan masih menjadi perdebatan hingga kini. Terdapat beberapa pendapat tentang hubungan antara kebijakan dividen dengan nilai perusahaan. Pendapat yang pertama mengatakan bahwa kebijakan dividen tidak relevan. Teori ini dikemukakan oleh Modigliani dan Miller (MM) pada tahun 1961. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui Apakah Ketidakrelevanan Deviden akan Meningkatkan atau Menurunkan Nilai Perusahaan. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di Busa Efek Indonesia tahun 2008-2012 dan pengujian Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linier berganda.
Berdasarkan pengujian diatas dapat disimpulkan: (1). Books Value sebagai dasar investor untuk menilai perusahaan, ternyata memperlihatkan harga saham bahwa PT. Astra Internasional, Tbk cukup tinggi, akan tetapi nilai BVnya rendah jika dibandingkan dengan PT. Selamat Sempurna, harga saham per lembarnya rendah, akan tetapi BVnya cukup tinggi (sesuai dengan teori ketidakrelevanan dividen). (2). Apabila perusahaan mempunyai nilai DPR tinggi, maka nilai DYR-nya akan rendah, hal ini terbukti, dimana perusahaan otomotif dan komponennya dalam penelitian ini mempunyai nilai DPR tinggi (table 4.3), ternyata terbukti bahwa nilai DYR-nya rendah (table 4.5). (sesuai dengan teori ketidakrelevanan dividen). (3). Teori Ketidakrelevanan mengatakan bahwa nilai perusahaan tidak dipengaruhi oleh nilai DPR maupun nilai DYR, hal ini terlihat dari hasil pengolahan data, dimana pada uji-t, menunjukkan DPR tidak ada hubungannya dengan nilai perusahaan. Bahkan nilai DYR menunjukkan pengaruh negative, artinya apabila nilai DYR-nya ditingkatkan akan menurunkan nilai perusahaan. Sementara untuk uji-F menunjukkan bahwa kedua variable DPR dan DYR tidak berpengaruh dan tidak mempunyai hubungan dengan nilai perusahaan (sesuai dengan teori ketidakrelevanan dividend dan hipotesis terbukti).


Ketersediaan
1S142272M-14/272 Nur k c.1Perpustakaan Pusat - Lantai 2Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
M-14/272 Nur k
Penerbit
New Delhi : ., 2014
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
M-14/272
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
  • Repositori STIESIA
  • Jurnal Mahasiswa

Informasi

   Jalan Menur Pumpungan 30 Surabaya - 60118

  [email protected]

  (031) 594-7505; 594-7840

  @perpus_stiesia

  @perpus_stiesia

  WhatsApp

  Facebook

Pencarian

Ketikkan kata kunci seperti judul, pengarang, atau subyek

© 2026 — Perpustakaan STIESIA Surabaya

Powered by SLiMS
  |    View Stats
Pilih topik yang Anda minati
  • Komputer, informasi dan referensi umum
  • Filsafat dan psikologi
  • Agama
  • Ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Sains dan matematika
  • Teknologi
  • Kesenian dan rekreasi
  • Kesusastraan
  • Sejarah dan geografi
Advanced Search