• Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Area Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesia Bahasa Jepang Melayu Persia Russian Thai Turkish Urdu

Search by:

All Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SPATED/MANAJEMEN KERAJAAN VIETNAM DAN KONTRIBUSINYA PADA MANAJEMEN MODERN : PENSPOTUF FAN CAUDIAN

Text

SPATED/MANAJEMEN KERAJAAN VIETNAM DAN KONTRIBUSINYA PADA MANAJEMEN MODERN : PENSPOTUF FAN CAUDIAN

ANTONIO ANDREW IMANUEL - Personal Name; Prof. Dr. Pribadiyono, M.S. - Personal Name;

Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendapatkan
pemahaman bagaimana gambaran manajemen pada Kerajaan Vietnam, telaah aspek
manajemen menggunakan perspektif Foucauldian, dan kontribusinya pada
manajemen modern. Griffin Jr (1976) & Gaspardone (1950) melihat Vietnam sebagai
embel-embel kecil bagi Kekaisaran Cina. Sedangkan Stephen O'Harrow berpendapat
bahwa Binh Ngo Dai Cao dari Nguyen Trai (1428) memberikan kiasan, warisan
berharga dengan kepentingan sejarah murni, yang mengungkapkan beberapa elemen
menarik dari apa yang tampaknya membentuk pandangan orang Vietnam
berpendidikan pada abad ke-15 tentang diri mereka sendiri. Vuving (2001)
menambahkan bahwa kekhasan dari Selatan, wilayah dan adat istiadat, dari yang di
Utara, yang berarti adalah Kekaisaran Selatan dan Kekaisaran Utara. Vuving (2001)
menelusuri ke Nam Quoc Son Ha, yang menyebutkan, bahwa hubungan itu, secara
implisit membagi antara Selatan dan Utara. Konflik antara Cina dan Vietnam dapat
dilihat sebagai sebuah konflik yang berkepanjangan. Kerajaan-kerajaan di Vietnam
membutuhkan sumber daya untuk membayar tentara, arsitek, dan petugas negara.
Pemahaman dan pengimplementasian konsep dalam menata transaksi menjadi
penting agar proses pengelolaan sumber daya dapat terorganisir dengan baik.
Arkeologi pengetahuan Foucault digunakan dalam penelitian ini untuk
menggali bukti-bukti sejarah Kerajaan Vietnam. Kuasa-Pengetahuan Foucault
digunakan sebagai pisau analisis data sosiologi, politik, ekonomi dan spiritual, yang
berupa artefak, prasasti, inskripsi, dan dokumen sejarah. Peneliti merupakan
instrumen utama dalam penelitian ini. Peneliti melakukan telaah untuk mendapatkan
pemahaman atas fokus penelitian. Peneliti memahami strategi manajemen pada
Kerajaan Vietnam melalui pemahaman konteks dan budaya, yang didukung dengan
adanya pusat-pusat budaya dan situs. Triangulasi Data dan Triangulasi Sumber
dilakukan dalam penelitian ini. Peneliti melakukan konfirmasi alur cerita dan hasil
telaah sejarah kepada salah satu tokoh sejarah terpenting, yaitu Nguyen Khac Thuan.
Dari hasil penelitian ini, didapatkan simpulan bahwa: 1) Fungsi-fungsi
manajemen sudah ada pada era Restorasi Dai Viet oleh Le Loi. Fungsi manajemen:
planning, organizing, actuating dan controlling sudah diimplementasikan pada
pengaturan militer. Keberadaan fungsi-fungsi manajemen pada masa itu memberikan
sumbangsih pada pembentukan dan pada suatu proses panjang atas teori manajemen
modern; 2) Manajemen sudah ada dan telah diterapkan pada era Trung Sisters
(tahun 40) namun belum disistematisasikan dan dibakukan menjadi suatu teori
manajemen. Bahwa belum ada nya teori manajemen yang sudah dibakukan tersebut
bukan berarti fungsi manajemen belum ada pada waktu itu; Manajemen Kerajaan
Vietnam telah mengalami perkembangan dari masa ke masa, menunjukkan bahwa
telah diterapkan ilmu manajemen di suatu masa, yang kemudian dilanjutkan dan
bahkan diperkuat di masa-masa berikutnya, sehingga strategi manajemen Kerajaan
Vietnam mengalami suatu perjalanan panjang dari perkembangan ilmu manajemen.
Manajemen modern yang ada tidak dapat dilepaskan dari proses panjang dari evolusi
manajemen; 3) Kesulitan yang muncul di tiap-tiap masa telah membawa suatu inovasi
dan perubahan dalam arah perkembangan ilmu manajemen. Sistem manajemen di
Indonesia tidak mendadak ada dan tidak tanpa sebab. Suatu perjalanan panjang dan
inovasi-inovasi dari masa ke masa. Di Indonesia, pengalaman sejarah sebagai dasar
untuk pengembangan selanjutnya, telah dikemukakan oleh Presiden Soekarno pada
Pidato Bung Karno saat HUT Indonesia 17 Agustus 1966 yang juga menyebutkan
bahwa dasar-dasar kebangsaan dan dasar-dasar kenegaraan dengan jiwa baru sudah
tertanam. Oleh karena itu, jangan sekali-kali menginggalkan sejarah. Penelitian ini
telah menambah khasanah tentang sejarah manajemen, khususnya tentang
manajemen Kerajaan Vietnam.


Ketersediaan
DIM-22011DIM22/011 Ant s c.1Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi KhususTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
DIM22/011 Ant s
Penerbit
Surabaya : ., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
DIM22/011
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
Perpustakaan STIESIA Surabaya (NPP:3578092B2016754)
  • Repositori STIESIA
  • Jurnal Mahasiswa

Informasi

   Jalan Menur Pumpungan 30 Surabaya - 60118

  [email protected]

  (031) 594-7505; 594-7840

  @perpus_stiesia

  @perpus_stiesia

  WhatsApp

  Facebook

Pencarian

Ketikkan kata kunci seperti judul, pengarang, atau subyek

© 2026 — Perpustakaan STIESIA Surabaya

Powered by SLiMS
  |    View Stats
Pilih topik yang Anda minati
  • Komputer, informasi dan referensi umum
  • Filsafat dan psikologi
  • Agama
  • Ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Sains dan matematika
  • Teknologi
  • Kesenian dan rekreasi
  • Kesusastraan
  • Sejarah dan geografi
Advanced Search