Text
INOVASI LAYANAN ROBOT AUTOMATED FOOD SERVICE DI HOTEL (Studi Pada Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perdebatan yang berkembang di industri
perhotelan mengenai penerapan teknologi, khususnya penggunaan robot dalam
layanan. Kehadiran “human touch” dianggap sebagai ciri khas layanan perhotelan
yang sulit digantikan. Namun, pandemi Covid-19 telah memaksa akselerasi inovasi,
termasuk penggunaan teknologi seperti robot, untuk mempertahankan standar
layanan dan mengurangi kontak antarmanusia. Perubahan ini menjadi fokus
penelitian ini.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerapan robot
automated food service (RAFS) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Tujuannya
adalah untuk mengevaluasi bagaimana hotel tersebut mencapai keunggulan
kompetitif yang berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya robot. Penelitian
ini juga ingin mengidentifikasi potensi inovasi layanan robot yang dapat memenuhi
kebutuhan tamu dan selaras dengan perkembangan industri 5.0.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan
kunci, observasi langsung di lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data
mengacu pada Resource Based Theory (RBT) dan kerangka VRIO (valuable, rare,
inimitable, non-substitutable) untuk menelaah bagaimana inovasi sumber daya
robot berkontribusi pada keunggulan kompetitif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RAFS memberikan
dampak pada peningkatan nilai layanan di hotel dan juga memberikan dampak yang
signifikan pada operasional hotel. Efisiensi dan efektivitas layanan meningkat
berkat otomatisasi tugas-tugas repetitif. Namun, hasil juga mengungkap bahwa
dampak-dampak tersebut belum mampu menjadikan inovasi layanan RAFS sebagai
keunggulan kompetitif bagi hotel. Hal ini disebabkan oleh peran manusia masih
krusial dalam memastikan kepuasan tamu dan kualitas layanan yang optimal.
Sumber daya manusia tetap diperlukan sebagai komplemen robot.
Simpulannya, implementasi robot automated food service berpotensi besar
untuk meningkatkan kinerja Hotel Grand Sahid Jaya, tetapi memerlukan strategi
yang terintegrasi. Keberhasilannya bergantung pada perpaduan yang tepat antara
teknologi dan sumber daya manusia, serta adaptasi yang terus menerus terhadap
dinamika pasar dan kebutuhan tamu. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk
meneliti perspektif tamu dan perbandingan dengan hotel atau industri layanan
lainnya yang telah mengimplementasikan teknologi layanan robot.
| DIM-24023 | DIM24/023 Lex i c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain