Text
INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA TIM GAWAT DARURAT DENGAN MENGGUNAKAN PARADIGMA PERSON-CENTERED CARE (Studi pada RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor – Tanah Bumbu)
Latar belakang: Kesehatan sebagai kebutuhan dasar manusia
memerlukan pendekatan pelayanan yang holistik, terutama di instalasi gawat
darurat (IGD). Penerapan paradigma person-centered care di IGD rumah sakit
pemerintah di Indonesia masih menghadapi tantangan, termasuk kualitas
pelayanan dan komunikasi yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan
mengembangkan instrumen penilaian kinerja tim IGD berbasis person-centered
care, bernama Person-Centered Emergency Care Assessment (PECAS), yang
mengintegrasikan penilaian komunikasi, kolaborasi antarprofesi, responsivitas,
dan keselamatan pasien.
Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain
fenomenologi, termasuk wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen
di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor (DHAAN).
Hasil: PECAS berhasil mengidentifikasi kekurangan dalam komunikasi
tim medis dan responsivitas pelayanan, serta perlunya peningkatan koordinasi
antarprofesi. PECAS memberikan penilaian yang mencakup 360-degree feedback,
mengutamakan keterlibatan pasien, serta menilai kualitas teknis dan interaksi
interpersonal.
Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa PECAS adalah instrumen
inovatif untuk menilai kinerja tim IGD secara komprehensif dan dapat diadopsi
oleh rumah sakit lain guna meningkatkan kualitas pelayanan darurat.
| DIM-25014 | DIM25/014 Bay i c.1 | Perpustakaan Pusat - Lantai 2, R. Koleksi Khusus | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tandon/Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain